
REBAH
telah aku melihat
tujuh matahari
namun hariku bermula
hanya bila kulihat matamu
dan bila matamu kau tutup
aku rebah
untuk keterlanjuran itu
kutulis puisi kusut
tujuh matahari
namun hariku bermula
hanya bila kulihat matamu
dan bila matamu kau tutup
aku rebah
untuk keterlanjuran itu
kutulis puisi kusut
.
.
.